
Amine Gouiri kemungkinan akan keluar dari Olympique de Marseille pada musim panas 2026 karena ketidakstabilan olahraga dan keuangan klub mendorong penyerang Aljazair itu menuju potensi transfer menurut laporan dari media Prancis.
Situasi di Marseille telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir, dengan hasil di lapangan meningkatkan kekhawatiran serius mengenai masa depan klub.
Performa buruk membuat Marseille berada dalam tekanan
Marseille telah kalah tiga kali dari empat pertandingan terakhirnya di Ligue 1, turun ke peringkat keempat dengan hanya empat putaran tersisa di musim 2025/26.
Posisi mereka sekarang membuat mereka berisiko kehilangan kualifikasi Liga Champions.
Penurunan ini telah memicu reaksi keras di dalam klub. Menyusul kekalahan 0-2 dari Lorient, direktur olahraga Medhi Benatia tidak menahan diri untuk menggambarkan situasi saat ini sebagai βskandal yang belum pernah terjadi sebelumnyaβ.. tanda meningkatnya frustrasi internal.
π€ π ππ₯π¦πππππ π£π’π¨π₯π₯πππ§ πΜπ§π₯π π£π₯ππ©πΜ π’πππ’π₯ π£πππ«πΜπ’ π§π· ππ§ π’ππ ππ‘π ππ’π¨ππ₯π π©AZ ππππ πΜ π‘πππ! π©΅π€Keduanya, yang terkena dampak fisik di Lorient, sangat tidak pasti. (@lequipe) pic.twitter.com/MYrs1PZF2w
β Aktu Ligue 1 (@ActuL1_) 20 April 2026
Masalah keuangan mendorong potensi penjualan
Di balik kemerosotan olahraga terdapat masalah keuangan yang lebih dalam. Menurut Le10Sport, Marseille merencanakan pembersihan besar-besaran di musim panas dengan menargetkan sekitar β¬100 juta penjualan pemain untuk menstabilkan akun mereka.
Gouiri adalah salah satu kandidat utama yang akan hengkang. Pemain berusia 26 tahun yang saat ini bernilai sekitar β¬28 juta, dipandang sebagai salah satu aset klub yang paling berharga.
Pemilihan waktu untuk situasi ini menambah kompleksitas bagi Gouiri. Pemain internasional Aljazair sedang mempersiapkan Piala Dunia FIFA 2026 yang akan menandai penampilan pertamanya di turnamen tersebut sejak berkomitmen ke Aljazair pada akhir tahun 2023.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
