
Pelatih Portugal Paulo Duarte, yang melatih Guinea, mengungkapkan kekagumannya terhadap timnas Senegal di bawah asuhan Pape Thiaw.
“Saya mengucapkan selamat kepada pelatih Senegal, yang pendekatannya benar-benar berbeda dari satu atau satu setengah tahun lalu. Ini adalah tim yang mengontrol permainan, memberikan tekanan, bermain di lini depan, dan tidak membiarkan lawannya puas,” ujarnya dalam wawancara eksklusif dengan Foot Africa.
Resmi: FIFA mengumumkan peringkat barunya setelah AFCON 2025
“Sebelumnya, saya telah bermain melawan Senegal lima atau enam kali dan hanya kalah sekali. Saat itu, itu adalah tim yang membiarkan Anda bermain, dan kemudian, berkat bakat dan kualitas para pemainnya, dapat menentukan pertandingan hanya dalam beberapa menit,” tambah juru taktik asal Portugal itu.
Ini adalah Senegal yang bekerja sama, baik dengan atau tanpa bola, bermain bagus, dan mencekik lawan-lawannya. Tekanan mereka modern, dan tingkat permintaan sangat tinggi. Sekarang, saya melihat Senegal yang melakukan semua itu. Satu setengah tahun yang lalu, tidak demikian,” tutupnya.
🚨SYLI NATIONAL: PAULO DUARTE TIDAK LAGI TAK TERKALAHKAN!
Selasa ini, Guinea menghadapi tantangan besar melawan Benin dalam pertandingan persahabatan.
Sebuah kemunduran yang menandai berakhirnya perjalanan baik pelatih asal Portugal itu.
Ini merupakan kekalahan pertama Duarte sejak menjabat. #medsesay pic.twitter.com/EHMOWCzNKM
— Med Sesay 🇮🇩 (@MedSesayMS) 31 Maret 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
