
Perebutan gelar kejuaraan sepak bola Tunisia memasuki fase menentukan dengan hanya dua pertandingan tersisa, menyiapkan pertarungan sengit di puncak antara Club Africain dan penantang utama mereka, Espérance de Tunis.
Club Africain telah resmi lolos ke Liga Champions CAF setelah kemenangan mereka atas Stade Tunisien (2-0). Penampilan terakhir tim Beb Jedid di kompetisi tersebut terjadi pada musim 2018-2019.🔜🏆 pic.twitter.com/FqzdL3HQwl
— ETTACHKILA (@EttachkilaTN) 3 Mei 2026
Club Africain memperlebar jarak dan semakin dekat dengan gelar
Tim Bab Jedid mempertegas keunggulannya sore ini dengan mengalahkan Stade Tunisien dengan skor 2-0.
Kedua gol tersebut dicetak oleh Oussama Saïhli yang memecah kebuntuan pada menit ke-50 sebelum Oussama Chraïmi menggandakan keunggulan pada menit ke-57.
Dengan kemenangan ini, pasukan Faouzi Benzarti kini mengumpulkan 62 poin, unggul lima poin atas Espérance, yang akan memainkan satu pertandingan tersisa besok melawan Jeunesse Sportive d’El Omrane.
Meski berada di posisi yang nyaman, ketegangan masih tetap ada, terutama karena derby ibu kota yang menentukan masih menunggu di dua pertandingan terakhir.
Kemungkinan skenario bagi Club Africain untuk meraih gelar
- Menangkan kedua pertandingan tersisa
- Kalahkan EST, lalu seri atau menang di hari terakhir
- Seri melawan EST, lalu menangkan pertandingan terakhir
- Seri kedua game tersebut, asalkan EST menjatuhkan poin di salah satu pertandingannya
- Kalah dari Espérance, lalu menang di hari terakhir, dengan syarat EST tidak mengambil poin maksimal
- Kalah dalam satu pertandingan dan seri di pertandingan lainnya, selama EST tidak mencapai hasil akhir yang sempurna
Kemenangan 2-0 untuk Club Africain atas Stade Tunisien! 🔴⚪️✅Para Klub, sebagai pemimpin, kini unggul lima poin atas Espérance de Tunis, yang akan memainkan pertandingan mereka besok. 🏆🔥 pic.twitter.com/F3v2Tz9nEF
— Noussour 🇹€ (@NoussourTN) 3 Mei 2026
Ligue 1 Tunisia: ES Tunis, Klub Afrika… yang terbaru dalam perburuan gelar
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
