
Real Madrid menunda penobatan Barcelona di La Liga pada Minggu 3 Mei setelah Vinicius Junior mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Espanyol di Stadion RCDE.
Hasil ini membawa Madrid mengumpulkan 77 poin, tertinggal 11 poin dari pemimpin klasemen Barcelona dan mengirim perburuan gelar ke El Clasico akhir pekan depan di Spotify Camp Nou.
Vinicius mengubah permainan setelah jeda
Madrid membutuhkan kemenangan untuk mencegah Barcelona menyegel gelar sebelum El Clasico dan Vinicius tercipta ketika pertandingan akhirnya terbuka di babak kedua.
Setelah babak pertama yang tenang, penyerang asal Brasil itu membawa Madrid unggul pada menit ke-55 sebelum menambahkan gol kedua pada menit ke-66 melalui penyelesaian tajam yang mematikan harapan Espanyol untuk bangkit.
Malam itu masih membawa kekhawatiran bagi Madrid. Ferland Mendy terpaksa keluar lapangan pada menit ke-14 karena masalah otot yang menambah masalah cedera lainnya sebelum minggu yang menentukan.
Barcelona akan berpeluang memenangkan LALIGA vs. Real Madrid dalam ElClásico di Spotify Camp Nou akhir pekan depan. Jangan mau ketinggalan 🍿 pic.twitter.com/vjF7eBvbKx
— ESPN FC (@ESPNFC) 3 Mei 2026
Barcelona masih memegang kendali sebelum Clasico
Hasil tersebut tidak mengubah bentuk perebutan gelar, namun mengubah waktunya. Barcelona tetap berada di puncak dengan 88 poin sementara Madrid duduk di urutan kedua dengan 77 poin dengan empat putaran tersisa.
Itu berarti Barcelona akan menuju El Clasico Minggu depan dengan mengetahui hasil imbang akan cukup untuk mengamankan gelar liga. Sementara itu Madrid membutuhkan kemenangan di Spotify Camp Nou untuk menjaga peluang matematis mereka tetap hidup.
Klasemen La Liga setelah babak 34
Barcelona sudah dekat, Madrid masih bernafas dan perhentian berikutnya adalah El Clasico.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
