
Maroko sekali lagi akan menjadi tuan rumah turnamen besar Afrika saat Piala Afrika edisi ke-16 (AFCON U17) dimulai.
Mayoritas kekuatan sepak bola di benua ini akan berpartisipasi dalam pertarungan ini, yang khusus diperuntukkan bagi pemain yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2009.
Turnamen ini dimulai pada hari Rabu, 13 Mei, menampilkan dua pertandingan pembuka pada pukul 13.00 GMT: Mesir menghadapi Ethiopia, sementara Pantai Gading menghadapi Kamerun.
Resmi: FIFA mengumumkan peringkat barunya setelah AFCON 2025
Mari kita lihat lebih dekat lima talenta menonjol yang harus diwaspadai selama kompetisi pemuda utama Afrika.
Saïd Remadnia (Tunisia)
Produk murni akademi Olympique de Marseille, pemain sayap lincah asal Tunisia ini disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di generasinya.
Mantan pemain muda internasional Perancis dan Aljazair, Remadnia baru-baru ini memilih untuk mewakili Carthage Eagles di tingkat senior.
Musim ini, dia telah membuat 23 penampilan di semua kompetisi remaja untuk OM, mencetak 6 gol dan satu assist.
Yanis Messaoudi (Aljazair)
Bek AC Milan ini juga dianggap sebagai salah satu pemain menonjol di kelompok usianya, berkat keterampilannya yang luar biasa dan kesadaran taktisnya yang tajam.
Direkrut musim panas lalu dari Racing Paris Football, ia dengan cepat menorehkan prestasi di klub Lombard, bahkan mencetak gol dalam pertandingan melawan Sudtirol.
Menurut beberapa sumber, dia diperkirakan bisa dipromosikan ke skuad U19 mulai musim depan.
Mouhamed Ba (Senegal)
Dilatih di Diambars FC, gelandang muda ini muncul sebagai salah satu prospek terpanas di sepak bola Senegal.
Dilengkapi dengan teknik individu yang memukau, ia menonjol karena keserbagunaannya, mampu memainkan banyak peran di lini tengah.
Setelah memenangkan turnamen Persatuan Sepak Bola Afrika Barat (WAFU) dengan tim U15 dan U17, ia bertujuan untuk membawa pulang trofi lainnya di AFCON U17.
Exaucé Luyindula (DR Kongo)
Setelah memulai karirnya di Sannois, Luyindula bergabung dengan AAS Sarcelles pada bursa transfer musim panas lalu.
Lahir di Perancis dari orang tua asal Kongo, ia berhak mewakili “Les Bleus” dan “Macan Tutul.”
Setelah musim yang menonjol, dia sudah masuk radar beberapa klub Ligue 1 yang ingin membawanya ke akademi mereka.
Gavi Robinho (Ghana)
Striker muda Hakla FC membuat gebrakan di Liga Divisi Satu Access Bank.
Dia akan diawasi dengan ketat oleh pencari bakat dari beberapa klub Eropa yang sudah mengincarnya untuk kemungkinan pindah setelah dia cukup umur.
Gavi Robinho sudah mulai dibandingkan dengan beberapa legenda sepak bola Ghana.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
