Piala Dunia 2026 – Aljazair: Ismaël Bennacer sangat tidak percaya!

Piala Dunia 2026 – Aljazair: Ismaël Bennacer sangat tidak percaya!

Tersingkir dari skuad Aljazair untuk Piala Dunia 2026, Ismaël Bennacer memecah keheningannya dengan emosi yang sangat besar dan rasa kebingungan yang mendalam.

Tersingkirnya Ismaël Bennacer dari skuad Aljazair pada Piala Dunia 2026 terus memicu beragam reaksi. Tokoh kunci Fennecs dan Pemain Terbaik AFCON 2019, gelandang Dinamo Zagreb berbagi kebingungannya yang mendalam dalam sebuah wawancara dengan La Gazette du Fennec.

“Saya tidak akan berbohong, saya benar-benar tidak percaya. Ketika Anda merasa bugar secara fisik, ketika Anda bekerja keras, kembali ke performa terbaik, dan Anda bermimpi bermain di Piala Dunia bersama negara Anda selama bertahun-tahun, itu sangat sulit untuk diterima,” aku pemain berusia 28 tahun itu, yang jelas terguncang oleh keputusan Vladimir Petkovic.

Lihat juga: Piala Dunia 2026, Yordania: Jamal Sellami tunduk pada Aljazair

“Saya merasa 100%”

Setelah sekian lama terhambat cedera, Bennacer menegaskan kondisi fisiknya akhirnya kembali prima.

“Hari ini, saya merasa hebat, dalam kondisi 100%. Saya kembali kuat, mulai menambah menit bermain dan menemukan kembali ritme saya,” jelasnya.

Mantan pemain AC Milan itu juga mengungkapkan bahwa dia menolak beberapa tawaran dari negara-negara Teluk agar tetap kompetitif di Eropa, dengan tujuan yang jelas: akhirnya bermain di Piala Dunia bersama Aljazair.

Bennacer berdiri di belakang Fennec apapun yang terjadi

Meski kecewa besar, gelandang asal Aljazair ini berjanji akan terus mendukung Partai Hijau sepanjang turnamen. “Apa pun yang terjadi, saya akan berada di belakang saudara-saudara saya. Aljazair adalah yang utama,” kata Bennacer.

Produk akademi Arles-Avignon ini masih berharap bisa bergabung dengan skuad jika situasinya berubah:

“Selama ada kemungkinan, saya akan siap menjawab panggilan tersebut.”

Piala Dunia 2026

Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.

Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *