
Timnas Skotlandia telah mengonfirmasi sejumlah kabar duka hanya beberapa hari jelang dimulainya Piala Dunia 2026. Gelandang Billy Gilmour tidak akan ambil bagian dalam turnamen tersebut setelah menderita cedera lutut saat Skotlandia menang atas Curaçao.
Billy Gilmour tersingkir dari Piala Dunia. Sebagai landasan dari pengaturan Steve Clarke sepanjang kampanye kualifikasi, sang gelandang sekarang akan kembali ke klubnya, Napoli, untuk memulai program rehabilitasinya.
Steve Clarke sangat terpengaruh
Manajer asal Skotlandia itu tak menyembunyikan kesedihannya setelah mengumumkan penarikan pemainnya:
“Saya sangat terpukul untuk Billy karena dia telah menjadi bagian penting dari kampanye kualifikasi Piala Dunia kami. Waktu terjadinya cedera ini benar-benar kejam dan kami semua mendukungnya dalam semangat.”
Clarke juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memuji karakter dan kualitas sepak bola dari gelandangnya, sambil mengungkapkan optimismenya untuk sisa karirnya:
“Saya yakin Billy akan bermain di banyak turnamen besar di masa depan.”
Absennya Gilmour merupakan pukulan telak bagi Skotlandia yang kini harus mencari solusi untuk menggantikan salah satu pemain paling berpengaruh mereka sebelum Piala Dunia 2026 dimulai.
Dengan menyesal kami mengumumkan bahwa cedera lutut yang dialami Billy Gilmour dalam kemenangan hari ini atas Curaçao akan membuatnya absen dari partisipasi di @FIFAWorldCup. Kami semua bersamamu, Billy 💙
— Tim Nasional Skotlandia (@ScotlandNT) 30 Mei 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
