
Hanya beberapa jam sebelum pertarungan melawan Belanda, beberapa bocoran menunjukkan bahwa Vladimir Petkovic sedang mempersiapkan beberapa pilihan berani untuk starting Eleven-nya. Sebuah langkah taktis yang pasti akan memicu reaksi di kalangan penggemar Aljazair menjelang Piala Dunia 2026.
Dengan kurang dari tiga jam tersisa sebelum pertandingan persahabatan antara Belanda dan Aljazair di Rotterdam, spekulasi meningkat mengenai susunan pemain yang mungkin diturunkan oleh Vladimir Petkovic. Meskipun belum ada lineup resmi yang dirilis, beberapa petunjuk mulai muncul.
Lihat juga: Belanda vs Aljazair: saluran gratis mana yang akan menyiarkan pertandingan secara langsung?
Menurut jurnalis Nabil Djellit, pelatih kepala Partai Hijau bisa memilih formasi 4-3-3 melawan Oranje. Dalam pengaturan ini, trio lini tengah adalah Nabil Bentaleb, Houssem Aouar, dan Ramiz Zerrouki, sementara Riyad Mahrez, Amine Gouiri, dan Mohamed-Amine Amoura akan memimpin serangan.
🚨🚨 Aljazair bisa bermain dengan formasi 4-3-3 melawan Belanda. Di lini tengah, Bentaleb diperkirakan akan kembali, kemungkinan besar diapit oleh Aouar dan Zerrouki. Di lini depan, kapten Mahrez akan ditemani Gouiri dan Amoura. Akan dikonfirmasi pada 20:45 @lachainelequipe pic.twitter.com/2M7Jknfwjj
— Nabil Djellit (@Nabil_djellit) 3 Juni 2026
Jika prediksi ini benar, Ibrahim Maza akan mulai dari bangku cadangan meski musimnya luar biasa. Keputusan berani dari Vladimir Petkovic, yang tampaknya lebih menyukai pengalaman untuk tes besar pertama menjelang Piala Dunia 2026. Jawaban akhir akan datang dengan pengumuman resmi tim.
HARI PERTANDINGAN | Hari pertandingan #LesVerts ⭐️⭐️ | #123VivaLAlgérie 🇩AZ | #Piala Dunia2026 | #FIFAWORLDCUP pic.twitter.com/K4C16DcB16
— Tim sepak bola Aljazair (@LesVerts) 3 Juni 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
