
Pada laga pembuka Piala Dunia FIFA 2026, Afrika Selatan akan menghadapi tuan rumah Meksiko pada Kamis, 11 Juni, di babak pertama Grup A.
Bafana Bafana akan membuat penampilan keempat mereka di final Piala Dunia.
Juara AFCON 2006 ini akan mengincar lolos dari babak penyisihan grup untuk pertama kalinya, setelah gagal dalam upaya mereka sebelumnya pada tahun 1998, 2002, dan 2010.
Resmi: FIFA mengumumkan peringkat barunya setelah AFCON 2025
Mari kita lihat kembali tiga pertandingan pembuka paling ikonik yang dilakukan tim-tim Afrika di panggung terbesar sepak bola.
Kamerun 1-0 Argentina (Piala Dunia 1990)
Dalam debut Piala Dunia mereka pada tahun 1990, Kamerun menghadapi tantangan berat melawan juara bertahan dunia Argentina, yang dipimpin oleh Diego Maradona.
The Indomitable Lions sepertinya sedang menjalankan misi yang mustahil, namun di bawah kepemimpinan Valeriy Nepomnyashchiy, mereka menunjukkan semangat juang yang luar biasa.
Memanfaatkan umpan silang dari Cyrille Makanaky, mantan striker Club América François Omam-Biyik mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan bersejarah ini.
Dengan Roger Milla yang memimpin, Kamerun melaju ke perempat final sebelum dikalahkan Inggris dengan kekalahan dramatis 3-2.
Senegal 1-0 Prancis (Piala Dunia 2002)
The Lions mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh dunia sepak bola pada pertandingan pembukaan Piala Dunia 2002, mengalahkan juara bertahan Prancis dengan selisih paling tipis.
Sama sekali tidak terpengaruh oleh skuad Prancis yang bertabur bintang, terutama trio penyerang tangguh mereka (Sylvain Wiltord, David Trezeguet, dan Thierry Henry), Senegal menunjukkan determinasi yang luar biasa.
Mereka meraih kemenangan pembuka 1-0, berkat gol mendiang Papa Bouba Diop, yang dibuat oleh El-Hadji Diouf.
Afrika Selatan 1-1 Meksiko (Piala Dunia 2010)
Tak mampu mengimbangi kepahlawanan Kamerun dan Senegal, Bafana Bafana berhasil menahan imbang Meksiko di laga pembuka Piala Dunia 2010.
Sama seperti François Omam-Biyik pada tahun 1990 dan Papa Bouba Diop pada tahun 2002, mantan bintang Kaizer Chiefs Siphiwe Tshabalala mencetak gol pertama turnamen tersebut pada tahun 2010.
Dengan catatan sekali menang, sekali imbang, dan sekali kalah, Afrika Selatan menyelesaikan babak penyisihan grup hanya dengan 4 poin, tidak cukup untuk melaju ke babak sistem gugur.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
