
Setelah DR Kongo kalah 0-1 dari Kolombia, Sébastien Desabre memuji kualitas lawannya. Pelatih kepala The Leopards mengakui bahwa timnya kesulitan melawan tim Kolombia yang unggul dalam setiap aspek permainan.
“Itu pertandingan yang sulit bagi kami. Kami bermain melawan tim yang sangat bagus. Mereka lebih unggul,” ujarnya usai pertandingan. Meski mengalami kemunduran, pelatih asal Prancis itu sudah menatap ke depan. Kongo harus pulih dengan cepat sebelum pertandingan grup terakhir mereka melawan Uzbekistan.
Sébastien Desabre setelah kekalahan melawan Cheze🇴. “Itu adalah pertandingan yang sangat sulit, Kolombia melampaui kami dalam banyak hal, kami berjuang di lapangan. Kami akan pulih dan fokus pada pertandingan berikutnya.”#Mundial2026 pic.twitter.com/YrFVcqFePx
— PressPort (@PressPortmx) 24 Juni 2026
Bagi Desabre, perhitungannya sederhana: Macan Tutul harus mengambil risiko jika ingin mempertahankan harapan mereka di Piala Dunia:
Kami harus mengambil risiko. Hasil imbang tidak akan cukup. Sekarang kami perlu menilai situasi dan bergerak maju. Kami akan siap menghadapi Uzbekistan. Mereka memiliki bek yang sangat baik.
DR Kongo sekarang menghadapi tantangan dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan mereka untuk lolos ke babak berikutnya.
🏆 Tingkat 🇩 Piala Dunia 2026 | Klasemen Grup K setelah matchday 2Kolombia Cup🇴 memimpin di Grup K dengan 6 poin setelah kemenangan mereka melawan DR Kongo Cuplikan (1-0). The Cafeteros mengungguli Portugal ər, yang berada di urutan kedua dengan 4 poin, menyusul kemenangan Portugal atas… pic.twitter.com/vudLghnTgW
— Kaki RDC CHECK🇩 (@footrdc) 24 Juni 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
