
Argentina menampilkan penampilan yang meyakinkan di babak pembukaan melawan Jordan. Tanpa Lionel Messi yang diistirahatkan, La Albiceleste sudah unggul 2-0 saat jeda berkat Giovani Lo Celso dan Lautaro MartÃnez, memantapkan dominasi impresif mereka di Grup J.
Bahkan dengan Messi tidak dimasukkan dalam starting lineup, Argentina tidak memberi peluang kepada Jordan di Dallas. Pada menit ke-7, gol Lo Celso dianulir karena offside, namun ia menebus kesalahannya dengan penuh gaya pada menit ke-19 dengan tendangan bebas kaki kiri yang menakjubkan, membuat kiper Yordania Yazeed Abulaila terpaku di titik penalti. Sang juara dunia memimpin 1-0 dengan sangat mudah.
Baca juga: Piala Dunia 2026 / Yordania – Argentina: susunan pemain resmi!
Lautaro menambah golnya dari titik penalti
Dominasi Argentina tidak berhenti sampai di situ. Usai penyelamatan besar Abulaila terhadap Nico Paz, VAR memberikan hadiah penalti kepada La Albiceleste. Lautaro MartÃnez melangkah dengan ketenangan sedingin es, mengecoh kiper untuk mengubah skor menjadi 2-0 sebelum turun minum.
Statistiknya sendiri menggambarkan kesenjangan antara kedua belah pihak: Argentina melepaskan 220 umpan dalam 25 menit pertama dibandingkan dengan Jordan yang hanya melakukan 58 umpan. Namun mungkin yang paling mengesankan adalah La Albiceleste mencapai semua itu tanpa kapten mereka, Lionel Messi, yang diberi istirahat oleh Scaloni untuk pertandingan terakhir penyisihan grup ini.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
