
Babak 32 Besar menghadirkan drama akhir di Amerika Utara ketika pasukan Ancelotti bangkit untuk bertahan dari ketakutan besar di Piala Dunia 2026.
Perputaran babak kedua yang menakjubkan
Setelah periode pembukaan yang menegangkan di mana mereka tertinggal satu gol, raksasa Amerika Selatan itu akhirnya bangkit. Penyesuaian taktis yang dilakukan oleh manajer legendaris Italia mereka memberikan urgensi yang sangat dibutuhkan ke dalam skuad.
Pemain lini tengah berpengalaman Casemiro memicu kebangkitan dengan gol penyeimbang penting yang mengubah momentum sepenuhnya. Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu dan perpanjangan waktu yang melelahkan semakin dekat, pemain sayap Arsenal Gabriel Martinelli memberikan pukulan mematikan dengan meraih kemenangan dramatis 2-1 tepat di akhir pertandingan.
🚨🌎 GABRIEL MARTINELLI MENANGKANNYA PADA MENIT KE-95 UNTUK BRASIL! 🤯🤯Brasil 2-1 Jepang.pic.twitter.com/JUQ8WZsa2v
— Kaki Tekkers (@tekkersfoot) 29 Juni 2026
Jalan ke depan untuk The Seleção
Kembalinya mereka yang sulit ini menjadikan mereka negara kedua yang secara resmi memesan tiket ke Babak 16 Besar setelah berada di belakang tuan rumah turnamen, Kanada.
Juara lima kali itu sekarang akan menikmati istirahat penting selama beberapa hari sebelum kembali ke lapangan pada Minggu 5 Juli. Pertandingan yang sangat dinantikan ini akan dimulai pada pukul 19:00 GMT di mana mereka akan menghadapi penyintas pertempuran fisik antara Norwegia & Pantai Gading yang akan datang.
Juara lima kali Brasil memastikan tempat mereka di @FIFAWorldCup Babak 16 Besar! 🇧🇷👏 pic.twitter.com/x5Tpp54e2H
— FIFA (@FIFAcom) 29 Juni 2026
Menghindari hantu tahun 1990
Bertahan dari ketakutan ini membuat angka statistik yang luar biasa tetap hidup. Seleção belum pernah tersingkir sebelum babak perempat final sejak turnamen terkenal tahun 1990 di Italia.
Selama musim panas yang menentukan itu, momen brilian dari Diego Maradona membuka pertahanan untuk membuat Claudio Caniggia mengirim mereka ke Babak 16 Besar.
Jatuh ke Jepang di Houston akan meniru trauma generasi yang sama. Sebaliknya, gol kemenangan terakhir Martinelli memastikan bahwa pengejaran mereka yang tiada henti untuk mendapatkan bintang keenam yang bersejarah tetap hidup.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
