
Tertinggal setelah serangan awal dari Embolo, Aljazair menekan ke depan tetapi tidak bisa menyamakan kedudukan melawan tim Swiss yang solid di babak pertama ini.
Aljazair sebenarnya memulai pertandingan babak 16 besar melawan Swiss dengan cara yang ideal. Pada menit ke-5, umpan silang dari Belghali—yang tidak dapat disentuh oleh Mahrez—mendapatkan Aouar, namun upayanya yang tidak seimbang masih melebar dari sasaran. Tiga menit kemudian, Zerrouki dijatuhkan di dalam kotak penalti setelah mendapat umpan terobosan, namun wasit melambaikan tangan untuk melanjutkan permainan.
Lihat juga: Piala Dunia 2026 / Swiss – Aljazair: susunan pemain resmi!
Manzambi mengalahkan Mandi, Embolo membuka skor
Namun, pada menit ke-11, Swiss menyerang dengan serangan nyata pertamanya. Johan Manzambi mengungguli Aïssa Mandi setelah melakukan lompatan sejauh 15 meter sebelum memberikan bola kepada Breel Embolo, yang harus memasukkannya ke dalam gawang. Mandi air dingin yang nyata untuk Fennec, yang memulai pertandingan dengan baik.
Swiss mengambil kendali, Aljazair kurang canggih
Sejak saat itu, Nati mengambil kendali permainan, mendominasi penguasaan bola dan bermain dari belakang dengan semakin mudah setelah awal yang hati-hati. Selain beberapa tembakan dari Manzambi, peluang-peluang yang ada masih jarang terjadi hingga menit ke-42, ketika Chaïbi mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama Aljazair, meski ancamannya kecil bagi kiper Swiss. Semenit kemudian, umpan terobosan diterima Belghali, yang terlambat menyambut bola.
Akhir babak pertama SETENGAH WAKTU#LesVerts ⭐️⭐️ | #123VivaLAlgérie 🇩AZ | #Piala Dunia2026 | #FIFAWORLDCUP pic.twitter.com/iEYiq4qMYV
— Tim sepak bola Aljazair (@LesVerts) 3 Juli 2026
Maza gagal menyamakan kedudukan sebelum turun minum
Di masa tambahan waktu babak pertama, Aljazair mengukir peluang terbaik mereka di babak pertama: dari umpan silang Mahrez, Aouar memberi umpan kepada Maza, namun tendangannya yang ditempatkan dengan buruk melebar dari gawang Kobel. Sebuah peluang yang terbuang sia-sia yang bisa membuat Fennec masuk ke ruang ganti dengan level yang sama.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
