
Diusir dari lapangan saat melawan Bosnia dan awalnya diskors ke babak 16 besar, Folarin Balogun pada akhirnya akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam pertandingan berisiko tinggi antara Amerika Serikat dan Belgia. FIFA telah memutuskan untuk menunda pelaksanaan sanksinya.
Meskipun Federasi Sepak Bola AS tidak mengajukan banding, karena yakin bahwa mereka tidak memiliki dasar yang kuat untuk menentang hukuman tersebut, FIFA telah mempertimbangkan kembali situasi tersebut.
Badan sepak bola dunia tersebut tetap mempertahankan kartu merah yang diberikan kepada sang striker namun mengubah skorsing satu pertandingan menjadi sanksi penangguhan, sesuai dengan Pasal 27 kode disiplinnya. Hasilnya: Balogun lolos melawan Belgia di babak 16 besar.
Sebuah dorongan besar bagi Amerika Serikat
Keputusan ini menjadi berita bagus bagi skuad Amerika, yang kini dapat mengandalkan strikernya untuk pertemuan penting ini.
Beberapa hari sebelumnya, Folarin Balogun sendiri mengaku diperkirakan akan melewatkan pertandingan ini: “Saya harus menerimanya,” ujarnya di Seattle.
🚨JUST IN: Folarin Balogun akan tersedia untuk USMNT vs Belgia setelah kartu merahnya dibatalkan. Pasal 27 kode disiplin FIFA menyatakan bahwa “badan peradilan dapat memutuskan untuk menangguhkan seluruh atau sebagian penerapan tindakan disipliner.” pic.twitter.com/3wswGi4gzD
— Olahraga Polymarket (@PolymarketSport) 5 Juli 2026
Keputusan seperti ini bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebelum turnamen dimulai, FIFA telah memberikan larangan skorsing kepada Cristiano Ronaldo, yang memungkinkannya memainkan pertandingan pembukaan Portugal meskipun ada sanksi disipliner.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
