
Jurnalis terkenal Inggris Ben Jacobs mengungkapkan bahwa dewan direksi Chelsea FC telah menempatkan manajer Spanyol Xabi Alonso di urutan teratas daftar calon mereka untuk menggantikan Liam Rosenior yang masa kerjanya di Stamford Bridge berakhir lebih cepat dari perkiraan.
🚨 Chelsea berharap untuk menunjuk pengganti Liam Rosenior sebelum dimulainya Piala Dunia.Xabi Alonso saat ini menjadi salah satu kandidat utama dan klub telah melakukan kontak dengan mantan pelatih Real Madrid dan Bayer Leverkusen. Alonso sangat ingin bergabung dengan Liga Premier musim ini… pic.twitter.com/LFfG6mUSZy
— Ben Jacobs (@JacobsBen) 11 Mei 2026
Ben Jacobs: Xabi Alonso Prioritas Nomor Satu Chelsea!
Menurut sumber yang sama, pembicaraan awal telah dilakukan antara kedua belah pihak dengan Xabi Alonso ingin menjalani petualangan baru di Premier League setelah sempat membela Real Madrid dan Bayer Leverkusen.
Daftar kandidat juga mencakup manajer asal Portugal Marco Silva, yang saat ini memimpin Fulham FC, pembalap Spanyol Andoni Iraola, yang memimpin AFC Bournemouth, serta Oliver Glasner dari Austria, pelatih kepala Crystal Palace FC.
Jurnalis yang sama juga melaporkan bahwa nama pelatih Brasil Filipe LuÃs, mantan kepala CR Flamengo telah muncul kembali dalam diskusi di ruang rapat Chelsea.
Terakhir, Ben Jacobs menyebutkan bahwa pemain Spanyol Cesc FÃ bregas, yang saat ini bertanggung jawab atas Como 1907 dan Francesco Farioli dari Italia juga termasuk di antara profil yang dipantau oleh klub meskipun kedatangan mereka masih sulit untuk diselesaikan pada tahap ini.
KONFIRMASI LEBIH LANJUT PADA EKSKLUSIF KAMI TENTANG XABI ALONSO DAN CHELSEA!🇪🇪🚨🔵#CFC pic.twitter.com/AYvjpbXGYn
— Krrish (@KrrishFT) 11 Mei 2026
Liverpool semakin gencar mengejar Xabi Alonso
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
