
Hassania Agadir lolos dari jebakan tersebut. Menghadapi Olympique Safi pada Senin malam di laga penutup babak 18 Botola Pro “Inwi”, Hassania Agadir berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 2-1 setelah tertinggal di papan skor.
Olympique Safi membuka skor melalui Moussa Koné. Namun tim Agadir bangkit kembali di babak kedua, dengan Baba Bello Ilo mengenakan jubah pahlawan dan mencetak dua gol cepat di menit ke-58 dan 61, memberi timnya tiga poin berharga—yang pertama sejak 7 Februari, mengakhiri kekeringan tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Kemenangan ini memungkinkan
Penuh waktu⚪️#Dimahusa pic.twitter.com/vW5055xAdH
— HUSA Media | Husa Media (@HUSA_MEDIA) 4 Mei 2026
tim naik ke peringkat 11 dengan 19 poin, sementara Olympique Safi tetap di peringkat 15 dengan 12 poin, semakin dekat ke zona degradasi.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
