
Tersingkirnya Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 melawan Argentina terus memicu perdebatan. Setelah kekalahan 2-1 The Three Lions, Thomas Tuchel masih mendapat kritik keras, dan kini sosok yang tidak terduga menjadi pertimbangan: Donald Trump.
Dalam sebuah acara di Trump Tower, presiden Amerika menyoroti keputusan taktis manajer Inggris, khususnya penggunaan Harry Kane dalam tugas bertahan di akhir pertandingan.
Mereka melakukan kesalahan dengan menempatkan Harry di posisi bertahan. Mereka mengambil pemain terbaik mereka dan menempatkan mereka di lini belakang ketika mereka seharusnya lebih menyerang.
Menanggapi ucapan tersebut, Tuchel menjawab dengan humor sambil mempertahankan pendekatannya. Pelatih asal Jerman itu menjelaskan, dalam deep block, setiap pemain harus berkontribusi secara defensif, termasuk penyerang. Meski mendapat kritik, FA Inggris tetap menaruh kepercayaannya pada Tuchel, yang diperkirakan akan tetap memimpin hingga Euro 2028.
“Inggris membuat kesalahan” 👀Donald Trump mencap taktik semifinal Inggris sebagai ‘tidak biasa’ dan ingin melihat pemain seperti Harry Kane menjadi lebih ‘ofensif’ 🇲🇾 pic.twitter.com/07a7nCchni
— Berita Sky Sports (@SkySportsNews) 18 Juli 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
