DRC: tiga wasit diskors selama satu tahun

DRC: tiga wasit diskors selama satu tahun

Dua bulan setelah kejadian tersebut, Komite Disiplin Linafoot telah menyampaikan putusannya atas skandal wasit yang melibatkan pertandingan antara AS Vita Club dan FC Les Aigles du Congo.

Hukumannya tegas. Wasit Tabitha Botendra serta asistennya Fatou Briki dan Nabina Sebetu masing-masing mendapat skorsing satu tahun. Insiden tersebut terjadi pada 21 Mei 2026, di stadion Tata Raphaël de la Kethule, saat pertandingan playoff antara AS Vita Club dan FC Les Aigles du Congo.

#Olahraga: Bentrokan antara AS Vita Club dan Les Aigles du Congo dihentikan malam ini pada menit ke-87, dengan skor imbang *1-1* di papan skor. Insiden tersebut meletus setelah keputusan yang sangat kontroversial dari wasit Tabitha Botendra pic.twitter.com/tZLIkhYqre

— Saï Monde FM (@sai_monde) 21 Mei 2026

Setelah diwawancarai beberapa minggu lalu, ketiga pejabat tersebut kini telah dikenai sanksi karena pelanggaran serius terhadap ketidakberpihakan, netralitas, dan independensi, serta karena gagal menjunjung Hukum Permainan. Komite menetapkan bahwa ini adalah pelanggaran wasit sebagaimana didefinisikan dalam Pasal 83 Kode Disiplin FECOFA.

RESMI: Satu setengah bulan setelah kekacauan akhir pertandingan, LINAFOOT telah mengambil keputusannya. Wasit Botendra Nzola, Fatou Broki, dan Nabina Sebuti dilarang melakukan semua aktivitas selama 12 bulan. pic.twitter.com/m0LfH3eTJ3

— Mubemba Djastro (@MubembaD) 21 Juli 2026

Pertandingan tidak dapat mencapai kesimpulan karena ketegangan yang ekstrim. Pendukung Vita menyerbu zona netral untuk memprotes beberapa keputusan, termasuk dianulirnya gol Platini Mpiana Mozizi karena offside yang sangat disengketakan. Pada saat itu, AS Vita mengalami kekalahan 0-3 dan denda finansial yang besar.


Piala Dunia 2026

Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.

Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *