
Pelatih kepala Black Stars Carlos Queiroz telah mengumumkan skuad 28 orang untuk kamp pelatihan menjelang Piala Dunia 2026 dan untuk pertandingan persahabatan melawan Wales di Cardiff. Di antara wajah-wajah baru tersebut adalah Paul Reverson muda, yang telah dipanggil untuk dievaluasi untuk tugas internasional di masa depan.
Di usianya yang baru 20 tahun, Paul Reverson bermain untuk tim yunior Ajax Amsterdam. Talenta muda ini telah melakukan debutnya untuk tim U20 Ghana tahun lalu. Menurut Asosiasi Sepak Bola Ghana, masuknya dia ke kubu ini merupakan bagian dari proses evaluasi jangka panjang.
Pemanggilan ini menggarisbawahi niat staf pelatih untuk membangun masa depan sambil secara bertahap mengintegrasikan profil-profil baru ke dalam skuad Black Stars.
Timnas Ghana berkumpul pada Senin, 25 Mei 2026, di Dragon Park di Cardiff. The Black Stars bersiap untuk pertandingan persahabatan mereka dengan Wales yang dijadwalkan pada 2 Juni, tepat sebelum Piala Dunia dimulai. Skuad yang diumumkan manajer asal Portugal itu terdiri dari lima penjaga gawang, sembilan bek, tujuh gelandang, dan tujuh penyerang.
Penjaga gawang Ajax GET Paul Reverson juga akan mengikuti kamp pelatihan. Pemain berusia 20 tahun itu memulai debutnya untuk tim U20 tahun lalu. Menurut GFA, Reverson telah dipanggil untuk ‘penilaian lebih lanjut dengan pandangan jangka panjang.’ pic.twitter.com/TRVWuHEWBw
— Kata Terberkati (@_goodbye) 25 Mei 2026
Ghana akan melanjutkan persiapannya sebelum memulai kampanye Piala Dunia 2026. The Black Stars akan menghadapi Panama di Toronto untuk pertandingan pembuka Grup L, kemudian menghadapi Inggris di Boston dan Kroasia di Philadelphia.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
