
Tim nasional Ghana akan dipimpin oleh staf teknis tanpa pelatih kepala mereka, Carlos Queiroz, dalam pertandingan persahabatan internasional mendatang melawan Meksiko, yang dijadwalkan pada hari Jumat di Puebla.
Menurut pernyataan dari Asosiasi Sepak Bola Ghana, asisten pelatih Desmond Ofei akan menjabat sebagai pelatih kepala sementara Black Stars untuk pertandingan ini, karena ketidakhadiran Queiroz karena alasan pribadi.
Ofei mengambil alih Black Stars
Sudah terlibat dalam persiapan tim sejak kedatangan mereka di Meksiko, Ofei secara resmi akan mengambil kendali untuk pertemuan penting ini. Dia akan didukung oleh pelatih kiper Daniel Gaspar dan analis video serta spesialis bola mati Gregory De Grauwe.
Dalam pernyataannya, Asosiasi Sepak Bola Ghana menegaskan bahwa reorganisasi ini bersifat sementara dan semata-mata karena ketidakhadiran pelatih kepala.
Persiapan terfokus pada Piala Dunia 2026
Pertandingan persahabatan melawan Meksiko ini adalah bagian dari persiapan Black Stars untuk Piala Dunia FIFA 2026. Ghana tergabung dalam grup yang sulit bersama Panama, Inggris, dan Kroasia.
Desmond Ofei akan memimpin Black Stars dalam pertandingan persahabatan pra-Piala Dunia melawan Meksiko https://t.co/Wl9S2zdRKN
— Ghanasoccernet.com (@Ghanasoccernet) 22 Mei 2026
Pertandingan ini akan memungkinkan staf teknis untuk terus mengevaluasi pemain menjelang pemilihan akhir dari 26 pemain skuad yang akan mewakili negara di turnamen global, yang dimulai pada 11 Juni.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
