Grup C – Argentina Dapat Mencapai Nada Tinggi di Waktu yang Tepat. Grup C di Piala Dunia FIFA 2022 berisi pemenang dan runner-up Ballon D’Or 2021, namun dalam regu mempunyai kwalitas keseluruhan yang lebih rendah daripada individu. Pada usia 30, pemain terbaik FIFA 2021 Lionel Messi akan mengarahkan tim raksasa Argentina untuk sukses di Piala Dunia terakhirnya, dan malah mungkin trofi.
Runner-up Robert Lewandowski dari Polandia akan beradu untuk daerah kedua dengan Meksiko, dengan Arab Saudi dari Hervé Renard sebagai kunci pas dalam proses.
Argentina
Sesudah kekecewaan mereka di Piala Dunia 2018, keok dari juara Prancis di babak 16 besar, Messi akan memberi bimbingan runner-up 2014 Argentina ke semifinal di Qatar. Lionel Scaloni hanya mempunyai tujuh caps untuk Argentina pada 2000-an, namun sebagai pelatih pelatih berusia 44 tahun itu telah merubah regu nasional sejak menggantikan Jorge Sampaoli setelah Rusia 2018. Ia membawa Argentina ke posisi ketiga di Copa América 2019.
Messi menjalani musim pertama yang mengecewakan di Paris St-Germain pada 2021-22 sesudah pindah ke sana dari Barcelona, namun dalam performa yang baik membawa Argentina memenangkan Copa 2021, menaklukkan tuan rumah Brasil di final dan penyerang jimat itu mengakhiri pencetak gol terbanyak bersama dengan empat gol.
Scaloni cuma mencatat empat kekalahan dalam 47 perlombaan karena dia sudah mengubah Argentina menjadi kombinasi yang solid yang, dengan 39 skor, menempuh Qatar tanpa terkalahkan di tempat kedua dari Brasil (46 poin) dalam grup kualifikasi 10 tim Amerika Selatan dengan 11 kemenangan dan enam seri. dalam 17 perlombaan.
Rodrigo De Paul dari Atletico Madrid, Giovani Lo Celso dari Villareal dan Leandro Paredes dari Juventus menyusun batu dari lini tengah tiga regu Scaloni dibangun, dan Lautaro Martinez dari Inter Milan yaitu orang yang memberikan gol bermain di dalam Messi. Argentina tak terkalahkan dalam 35 perlombaan sejak kekalahan mereka dari Brasil di final Copa 2019, dan telah memenangkan empat pertandingan terakhir mereka, mencetak 14 gol tidak terjawab termasuk kemenangan 3-0 atas Italia. Mereka benar-benar dapat mengerjakan sesuatu di Qatar.
Arab Saudi
Renard diketahui oleh penonton sepak bola Afrika. Dia mengerjakan keajaiban kecil dengan membawa Zambia yang tak digembar-gemborkan untuk memenangkan Piala Afrika 2012. Pada tahun 2015 ia menjadi pelatih pertama yang memenangkan Piala Bangsa-Bangsa dengan dua negara, memberi pengarahan generasi emas Pantai Gading yang kurang berprestasi untuk meraih gelar.
Dia akan membutuhkan semua kecakapan inspirasional dan teknisnya yang familiar. Untuk mengarahkan Arab Saudi via kelompok tangguh untuk Al-Saqour (The Falcons). Arab Saudi merupakan pembangkit tenaga listrik Timur Tengah dan lolos ke Qatar dengan nyaman. Dengan cuma satu kekalahan dalam 18 perlombaan di dua babak grup terakhir Asia. Memuncaki grup putaran terakhir mereka dengan 23 skor atas Jepang (22) dan Australia (15).
Mereka memiliki skuad berpengalaman di mana pemain sayap Salim Al-Dawsari mempunyai reputasi untuk keterampilan, kecepatan, dan gol yang mengagumkan, dan bermain di Piala Dunia keduanya, setelah menjadi bagian dari kombinasi Arab Saudi yang tersingkir di babak penyisihan grup di Rusia 2018. Dalam lima Piala Dunia Arab Saudi telah via babak penyisihan grup sekali, ke babak 16 besar di Amerika Serikat 1994. Mereka berkeinginan pengetahuan seputar situasi Teluk dan sentuhan ajaib Renard dapat melihat mereka melalui Grup C.
Meksiko
Meksiko hampir selalu yakni kualifikasi Piala Dunia yang solid dari kawasan Concacaf (Amerika Tengah dan Utara dan Karibia), tapi berjuang untuk maju jauh di sana. Mereka sudah bermain di 16 Piala Dunia, tersingkir di babak penyisihan grup sebanyak tujuh kali. Mencapai babak 16 besar di tiap-tiap satu dari tujuh Piala Dunia terakhir. Dan perempat final dua kali – di sangkar sendiri pada tahun 1970 dan 1986.
Mereka mengatasi tingkatan dengan Kanada dengan 28 poin di babak terakhir kualifikasi Concacaf. Di tempat kedua dengan selisih gol, tiga nilai di atas AS yang berada di urutan ketiga. Pelatih Argentina Gerardo Martino mengenal tim sepak bola negara asalnya dengan baik. Setelah melatih lawan Grup C Meksiko dari 2014 hingga 2016, dan mengetahui Messi dengan baik setelah melatih pemain di Barcelona pada musim 2013-14. Martino membawa Meksiko meraih gelar Piala Emas Concacaf 2019 dan runner-up pada 2021.
Dengan bintang-bintang seperti pemain sayap Hirving “Chucky” Lozano. Yang pada 2019 menandatangani kontrak dengan Napoli seharga €42 juta (sekitar R750 juta). Untuk menjadi pemain Meksiko termahal sepanjang masa, Meksiko kembali solid. Namun mereka akan mempunyai perjuangan yang sulit untuk menyingkirkan Polandia untuk menempuh daerah kedelapan 16 besar berturut-ikut serta di Qatar.
Polandia
Bintang Barcelona Lewandowski, 34, terang yakni pemain nomor 9 terbaik di dunia. Dan harapan Polandia untuk via Grup C ada di pundaknya. 76 gol sang striker dalam 134 laga untuk Polandia diimbangi sebagai statistik yang luar biasa. Dengan 238 golnya dalam 253 penampilan untuk Bayern Munich sebelum bergabung dengan Barca. Karena Lewandowski sudah memata-matai di belakang Messi dan Cristiano Ronaldo sebagai salah satu pemain top dunia.
Banyak yang akan tergantung pada layanan yang bisa di kasih oleh pemain sayap utama Polandia. Yaitu Sebastian Szymański dari Feyenoord yang berusia 23 tahun. Dan Piotr Zieliński dari Napoli yang lebih berpengalaman – untuk Lewandowski. Biało-czerwoni (Si Putih dan Merah) tampil mengecewakan di Euro 2020. Finis di posisi terbawah Grup E di bawah pelatih Jerzy Brzęczek.
Paulo Sousa membawa mereka ke posisi kedua setelah Inggris di Grup I kualifikasi Piala Dunia UEFA, melainkan pelatih asal Portugal itu mengagetkan sepak bola Polandia dikala dia pergi untuk bergabung dengan Flamengo dari Brasil pada bulan Desember. Di bawah Czesław Michniewicz, 52, Polandia mendapatkan bye di babak playoff. Sesudah Rusia di usir kemudian mengalahkan Swedia 2-0 untuk mencapai Qatar.
Terorganisir dengan bagus, namun sesuatu dari tim satu orang, Lewandowski bisa membimbing mereka melalui Grup C. Tetapi akan memerlukan sesuatu yang istimewa untuk melangkah lebih jauh.

