
Thomas Tuchel tetap mendapatkan kepercayaan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) meski kecewa dengan tersingkirnya Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 di tangan Argentina.
Thomas Tuchel, yang mendapat kecaman setelah kekalahan dari Albiceleste (2-1)—terutama karena keputusan taktis dan pergantian pemain menyusul gol pembuka Anthony Gordon—diperkirakan akan terus memimpin The Three Lions lolos ke Euro 2028, yang sebagian akan diselenggarakan di Inggris.
Kritik, tapi kepercayaan tetap ada
Keputusan Tuchel di semifinal memicu banyak reaksi di seluruh Inggris. Di antara pengkritiknya, Wayne Rooney berpendapat bahwa pergantian manajer berkontribusi pada hilangnya tempat di final.
Mantan bos Bayern Munich dan Chelsea itu juga menjadi pusat perdebatan setelah pertengkaran sengit dengan Jude Bellingham menyusul kemenangan perempat final atas Norwegia.
Thomas Tuchel menghadapi penyelidikan FA atas tersingkirnya Inggris dari Piala Dunia https://t.co/SrZrNU6RCV
— The Sun Football ⚽ (@TheSunFootball) 16 Juli 2026
Terlepas dari insiden ini, FA tidak mempertimbangkan pergantian kepemimpinan. Tuchel sendiri sudah menegaskan kembali komitmennya terhadap proyek yang sedang berjalan.
“Masih ada satu pertandingan lagi yang harus dimainkan. Kami tidak terlalu antusias, tapi komitmen tetap ada. Setelah itu, kami akan fokus ke Euro sebagai tuan rumah turnamen.”
Dalam menghadapi kritik, manajer Inggris membela keputusannya dan menolak menebak-nebak pilihannya selama turnamen. Dengan tantangan benua besar lainnya yang akan datang dalam dua tahun, Tuchel bertekad untuk belajar dari tersingkirnya Piala Dunia ini dan akhirnya memberikan trofi besar kepada Inggris.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
