
Dengan sisa waktu satu minggu hingga Piala Dunia dimulai pada 11 Juni, Mesir sibuk melakukan persiapan terakhirnya untuk penampilan keempat negaranya di panggung sepak bola termegah itu. The Pharaohs berada di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Iran—tetapi bagi penyerang bintang Mohamed Salah, berpartisipasi saja tidaklah cukup.
Berbicara baru-baru ini dalam komentar yang diambil oleh Btolat, ikon Liverpool ini menjelaskan bahwa Mesir memiliki pandangan yang tertuju pada sejarah. “Ambisi kami di Piala Dunia ini adalah untuk mendorong lebih jauh dari yang pernah dilakukan negara ini sebelumnya di turnamen ini,” kata Salah.
Meskipun Mesir telah lama menjadi kekuatan besar dalam sepak bola Afrika, dominasi tersebut tidak pernah sepenuhnya menghasilkan kesuksesan global. Penampilan terbaik tim saat ini di Piala Dunia adalah ketika mereka finis di babak 16 besar pada tahun 1934, ketika turnamen tersebut diselenggarakan di Italia. Itu adalah statistik yang sangat ingin ditulis ulang oleh Salah—bersama sesama penyerang Omar Marmoush dan Mahmoud Trezeguet.
Saat hitungan mundur hingga peluit pembukaan terus berlanjut, pesan dari kubu Mesir jelas: mereka di sini tidak hanya untuk sekedar menghitung angka. Dengan perpaduan antara bintang-bintang berpengalaman dan bakat-bakat baru, para Firaun yakin mereka akhirnya dapat membuat terobosan baru di panggung dunia ketika aksi tersebut berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
