
Penyelesaian perselisihan antara Senegal dan Maroko mengenai gelaran CAN 2025 semakin dekat, dan sidang penentuan kini dijadwalkan.
Pengadilan Arbitrase Olahraga dilaporkan telah menetapkan tanggal untuk memeriksa pertarungan hukum seputar final CAN 2025. Menurut jurnalis Ben Jacobs, sidang akan berlangsung pada 8 Oktober, mempertemukan Federasi Sepak Bola Senegal, Konfederasi Sepak Bola Afrika, dan Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko.
🚨 BREAKING: Pengadilan Arbitrase Olahraga telah menjadwalkan sidang untuk memutuskan siapa yang memenangkan gelar AFCON 2025. Ini akan berlangsung pada 8 Oktober antara Federasi Sepak Bola Senegal dan Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan Sepak Bola Kerajaan Maroko… pic.twitter.com/SoaBZnAFro
— Ben Jacobs (@JacobsBen) 24 Juli 2026
Proses persidangan akan berlangsung secara tertutup. Senegal akan berupaya membatalkan keputusan komite banding CAF yang menyatakan Lions of Teranga kalah dan mencatatkan kemenangan 3-0 untuk Maroko.
Tidak ada prosedur jalur cepat
Pihak-pihak yang terlibat tidak dapat sepakat untuk mempercepat proses tersebut. Akibatnya, kasus ini akan mengikuti jadwal reguler yang ditetapkan oleh CAS, yang menjelaskan adanya penundaan yang signifikan antara pengajuan banding dan sidang mendatang.
Lihat juga: Ballon d’Or 2026: 10 favorit teratas setelah Piala Dunia
Setelah mendengarkan argumentasi dari ketiga pihak, arbiter akan pensiun untuk berunding. Namun, putusan belum tentu akan keluar pada tanggal 8 Oktober. Keputusan akhir mungkin akan diumumkan beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu setelah sidang.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
