Piala Dunia 2026: FIFA menolak jersey

Piala Dunia 2026: FIFA memaksa tim untuk mengganti jerseynya
Hanya beberapa hari sebelum mereka kembali ke Piala Dunia, Haiti terpaksa mengganti seragam resminya. FIFA menetapkan bahwa ada elemen pada kaos tersebut yang tidak sesuai dengan aturan netralitasnya.
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026, Haiti kini menghadapi kontroversi yang tidak terduga. FIFA telah memerintahkan skuad Karibia untuk melakukan perubahan pada seragam resmi mereka, karena dianggap tidak mematuhi peraturan turnamen. Alasannya? Ilustrasi Pertempuran Vertières—momen penting dalam kemerdekaan Haiti—diklasifikasikan oleh badan pemerintahan sebagai elemen politik, dan dilarang keras untuk digunakan pada perlengkapan resmi.
Baca Juga: Aljazair Vs Bolivia: Susunan Pemain Resmi Sudah Keluar!
Namun, pemasok perlengkapan, Saeta, merespons dengan cepat.
“Kami telah berhasil menerapkan modifikasi yang diminta,” mereka mengonfirmasi melalui media sosial, dan mengesampingkan segala risiko terhadap partisipasi Haiti.
Meski begitu, rasa pahitnya tetap ada. Seragam ini dirancang sebagai penghormatan terhadap kebanggaan dan ketahanan masyarakat Haiti, yang kembali ke panggung dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1974. Sebuah babak sejarah berusia satu abad terhapus oleh satu pasal peraturan.
Ke sepak bola Afrika?
Klik tombol untuk melihat berita sepak bola kami di Google
![]()
Tetap Terdepan dalam Permainan
Bergabunglah dengan komunitas kami untuk mendiskusikan berita sepak bola terkini dan mendapatkan wawasan eksklusif
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
