
Polisi Selandia Baru telah meluncurkan penyelidikan terhadap kapten Cape Verde Ryan Mendes menyusul tuduhan pemerkosaan sejak Maret 2026.
Menurut geglobo, pihak berwenang telah menyelidiki kasus ini sejak April, dengan cermat meninjau bukti-bukti yang mencakup keterangan saksi dan catatan medis yang diserahkan oleh penuduh. Pelapor, yang bertugas sebagai penerjemah selama tinggal di Cape Verde, telah secara resmi mengajukan pengaduannya ke penegak hukum. Dia juga telah menghubungi beberapa badan sepak bola—di antaranya FIFA dan Federasi Sepak Bola Cape Verde—mendesak mereka untuk melakukan penyelidikan sendiri dan mempertimbangkan tindakan disipliner.
🚨 BREAKING: Pemain Tanjung Verde Ryan Mendes (36) sedang diselidiki atas dugaan pemerkosaan, lapor @geglobo! Che🇻⚠️Seorang wanita Brasil memberi tahu polisi Selandia Baru bahwa dia diperkosa olehnya di sebuah hotel selama pertandingan persahabatan antara Tanjung Verde & Chili pada Maret 2025. pic.twitter.com/an6K5U27kM
— TheGoalsZone (@TheGoalsZone) 27 Juni 2026
Polisi Selandia Baru telah mengkonfirmasi bahwa penyelidikan mereka tetap aktif, meskipun mereka menahan diri untuk memberikan rinciannya, dengan alasan sifat rahasia dari proses tersebut. FIFA dan otoritas sepak bola lainnya memilih untuk tetap bungkam mengenai masalah ini.
Mendes, penyerang berusia 36 tahun yang saat ini bermain di klub Turki Igdir, terus tampil untuk Tanjung Verde di Piala Dunia. Timnya sukses melaju ke babak knockout, di mana mereka dijadwalkan menghadapi Argentina di babak 32 besar.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
