
Menjelang pertandingan blockbuster antara Portugal dan Kroasia di Piala Dunia, Roberto Martínez meluangkan waktu untuk menghormati dua legenda sepak bola dunia: Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić. Menurut pelatih asal Portugal itu, kedua veteran ini terus melanggar batas waktu.
Kedua mantan rekan setimnya di Real Madrid, keduanya lahir pada tahun 1985, akan berhadapan dalam pertandingan yang menentukan untuk mempertaruhkan satu tempat di babak 16 besar. Pertemuan ini bisa menandai akhir perjalanan Piala Dunia bagi salah satu dari mereka.
Umur panjang karir merekalah yang membuat mereka begitu luar biasa. Modrić masih bermain di usia 40 tahun. Hal yang sama terjadi pada kapten kami. Modrić dan Cristiano adalah ikon sepakbola dunia. Mereka berdiri di atas opini publik.
Juru taktik asal Spanyol itu pun menekankan pengaruhnya di timnas masing-masing. Dalam pandangannya, Cristiano Ronaldo dan Luka Modrić tetap menjadi teladan profesionalisme dan umur panjang, yang mampu menginspirasi rekan satu tim serta generasi muda.
Roberto Martinez tentang Ronaldo dan Modrić:”Mereka adalah para pemain yang sudah lama bermain, mereka spesial. Jumlah pertandingan yang dimainkan Luka sangat mengesankan, sama seperti kapten kami. Modrić adalah contoh, model dan inspirasi bagi banyak atlet. Bisa dibilang… pic.twitter.com/nO4qFueCHa
— TheCroatian (@TheCroatian_) 1 Juli 2026
Namun pada hari Jumat, salah satu dari keduanya akan mengucapkan selamat tinggal pada Piala Dunia 2026 selamanya. Sebuah babak akan berakhir bagi kedua raksasa sepak bola ini, yang persaingan persahabatannya terus memikat penggemar di seluruh dunia.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
