Maroko mengalahkan Skotlandia dan untuk sementara memimpin Grup C

Piala Dunia 2026 / Skotlandia 0 – 1 Maroko: Atlas Lions mengklaim kemenangan yang berharga
20.06.26
FT
Piala Dunia
0
:
1
Maroko meraih hasil luar biasa di Grup C Piala Dunia 2026. Berkat serangan awal dari Ismaël Saibari, Atlas Lions mengalahkan Skotlandia (1-0) dan untuk sementara menduduki puncak klasemen grup.
Maroko membuat pernyataan besar di Piala Dunia 2026 ini. Atlas Lions mengalahkan Skotlandia dengan selisih tipis (1-0) pada matchday kedua Grup C, berkat gol cepat dari Ismaël Saibari hanya pada menit ke-2, menyusul umpan terobosan indah dari Brahim Díaz.
Baca juga: CDM 2026 / Skotlandia 0 – 1 Maroko: Atlas Lions mendominasi dan memimpin di babak pertama
Dari sana, anak buah Mohamed Ouahbi mengendalikan proses dengan otoritas. Memiliki hampir 60% penguasaan bola dan duo lini tengah yang memimpin dalam diri Ayyoub Bouaddi dan Neil El Aynaoui, Maroko mencekik tim Skotlandia yang gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di sepanjang pertandingan. Meskipun ada penyesuaian taktis Steve Clarke, pertahanan Maroko tetap solid sepanjang pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Maroko untuk sementara naik ke puncak Grup C jelang laga Brasil vs Haiti.
| Posisi | Tim | Poin | P | W | D | L | pacar | TIDAK | GD |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Maroko | 4 | 2 | 1 | 1 | 0 | 2 | 1 | +1 |
| 2 | Skotlandia | 3 | 2 | 1 | 0 | 1 | 1 | 1 | 0 |
| 3 | Brazil | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 |
| 4 | Haiti | 0 | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | -1 |
Ke sepak bola Afrika?
Klik tombol untuk melihat berita sepak bola kami di Google
![]()
Tetap Terdepan dalam Permainan
Bergabunglah dengan komunitas kami untuk mendiskusikan berita sepak bola terkini dan mendapatkan wawasan eksklusif
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
