Piala Dunia 2026 – Tunisia: Ali Abdi mengecam federasi

Piala Dunia 2026 – Tunisia: Ali Abdi mengecam federasi

Ali Abdi menangis setelah tersingkir

Piala Dunia 2026 - Tunisia: Ali Abdi mengecam federasi

Piala Dunia 2026 – Tunisia: Ali Abdi mengecam federasi

21.06.26

FT

Piala Dunia

0

:

4

Setelah dipermalukan melawan Swedia (5-1) yang menyebabkan pemecatan Sabri Lamouchi, Carthage Eagles sekali lagi dikalahkan oleh tim Jepang yang kejam (4-0). Ali Abdi tidak percaya.

Tunisia sekali lagi tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia setelah kekalahan mereka dari Jepang. Kedatangan Hervé Renard sebagai pelatih pemadam kebakaran gagal memberikan dampak yang diharapkan. Bek Nice Ali Abdi bahkan merasa harus meminta maaf kepada manajer asal Prancis itu.

Berbicara kepada televisi Tunisia, ia juga mengkritik federasinya. “Saya minta maaf kepada fans Tunisia, tapi tidak kepada mereka yang suka menyebarkan rumor kiri dan kanan. Itu bukan kepentingan negara. Kami tidak punya waktu untuk bekerja; kami menghancurkan segalanya hanya untuk membangunnya kembali setiap saat alih-alih memperbaiki kekurangan kami. Kami datang ke Piala Dunia dengan pemain yang belum pernah bermain bersama. Membangun skuad yang kompetitif membutuhkan waktu dan stabilitas. Anda tidak bisa mempersiapkan diri untuk Piala Dunia hanya dengan memainkan beberapa pertandingan, sementara lawan kami telah mempersiapkannya selama bertahun-tahun.” katanya.

Ke sepak bola Afrika?

Klik tombol untuk melihat berita sepak bola kami di Google

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Tetap Terdepan dalam Permainan

Bergabunglah dengan komunitas kami untuk mendiskusikan berita sepak bola terkini dan mendapatkan wawasan eksklusif


Piala Dunia 2026

Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.

Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *