
Manchester City mengamankan gelar Piala FA pada Sabtu 16 Mei setelah mengalahkan Chelsea dalam pertarungan final yang menegangkan di Stadion Wembley.
Pertandingan tetap menemui jalan buntu karena kedua pengaturan taktis saling membatalkan di seluruh lapangan. Namun momen penentu final tiba pada menit ke-72. Manchester City membuka kunci lini belakang Chelsea yang disiplin dengan umpan silang halus yang melayang indah ke dalam kotak penalti.
Penyerang Ghana Antoine Semenyo mengantisipasi umpan tersebut dengan sempurna. Menampilkan bakat teknis yang luar biasa, ia melakukan tendangan backheel yang sensasional untuk membuat penjaga gawang benar-benar lengah dan membuat para pendukung Manchester City yang sedang bepergian menjadi histeria.
Simenho mencetak gol pertama untuk Manchester City dengan cara yang luar biasa #FA_Cup #FA_cup pic.twitter.com/9AG0iXiEea
— beIN SPORTS (@beINSPORTS) 16 Mei 2026
Guardiola mengamankan gelar ganda piala domestik lainnya
Kemenangan yang diperjuangkan dengan susah payah ini menambah satu lagi trofi bergengsi dalam kabinet manajerial legendaris Pep Guardiola. Ini menandai kemenangan piala domestik kedua Manchester City pada musim 2025/26 menyusul kemenangan intens mereka di Piala Carabao atas Arsenal di awal tahun.
Chelsea berusaha sekuat tenaga untuk mencari gol penyeimbang pada tahap akhir pertandingan, namun pertahanan disiplin City tetap kokoh. Kemenangan tersebut memastikan trofi Piala FA kedelapan City dalam sejarah klub mengakhiri kekeringan singkat mereka di turnamen sistem gugur tertua di Inggris yang dimulai pada tahun 2023.
Secara statistik, Manchester City kini bergabung dengan kasta elit sepak bola Inggris selevel dengan Chelsea dan Tottenham Hotspur dengan masing-masing 8 gelar Piala FA.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.
